Wednesday, March 14, 2007

Berdirinya Tunas Komering Betung

1. Latar Belakang


Berawal pada Minggu, 25 Februari 2007, pukul 20.30. Tiga orang, Hasan Daud, Pirus Andi, dan Muslim Thaib, berkumpul di kediaman Hasan Daud. Bersilaturahmi, ngobrol-ngobrol-ngobrol mengenai pascabanjir se Jabodetabek, tentang kehidupan Jakarta dan sekitarnya yang selama ini kami alami. Banyak kejadian-kejadian menimpa sanak famili yang tanpa kita ketahui, seperti musibah kematian. Ini dikarenakan kurangnya informasi dan silaturahmi.


Oleh karena itu, puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-NYA kepada kita. Pada 2 Maret 2007, sebanyak 33 orang berkumpul di kediaman Hasan Daud. Mereka sepakat untuk membentuk perkumpulan Komering Betung. Pada saat itu pula, mereka mengadakan pemungutan suara (voting) untuk membentuk kepengurusan.


Adapun fungsi dan makna dari perkumpulan yang sudah dihimpun ini adalah untuk lebih mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar-masyarakat Komering Betung di perantauan, khususnya di Jadebotabek dan sekitarnya. Berdasarkan analisa yang ada, sekitar 75% dari masyarakat Komering Betung yang ada di perantauan masih dalam perjuangan dan tentunya masih banyak masalah-masalah atau hal-hal yang menimpa saudara-saudara kita. Untuk itu, kita perlu membantu, baik segi materi maupun tenaga sehingga dapat mengurangi beban saudara-saudara kita yang mungkin terkena musibah.


Berdasarkan hal-hal di atas, maka terbentuklah organisasi yang mewadahi masyarakat Komering Betung khususnya di wilayah Jadebotabek dan sekitarnya.


Adapun susunan kepengurusan yang telah dibentuk berdasarkan hasil pemungutan suara adalah sebagai berikut:


Ketua : H Ruslan Saleh

Wakil Ketua : Pirus Andi

Sekretaris : Bastoni

Wakil Sekretaris : Achyan Baskara

Bendahara : Hasan Daud

Wakil Bendahara : Muslim Thaib


Humas

Ketua : Feriyanto

Wakil Ketua : John Kennedy

Sektor Cipondoh : H Iskandar

Sektor Kotabumi : Irawan Saleh/Leo Yunandar

Sektor Cileduk : Malhan Saleh

Sektor Kebayoran Lama : Basnan

Sektor Jakarta Selatan : Nelson/Perdana Manto

Sektor Jakarta Timur : Ediyanto

Sektor Bintaro : Masduki

Sektor Depok : Leo Yunandar

Sektor Bekasi : Abubakar

Sektor Bogor : Radin Endang

Sektor Bandung : Thamrin Misbah

Sektor Cirebon : Zaidan

Sektor Ciamis : Sudirman


Sedangkan Dewan Penasehat yang telah ditunjuk oleh Ketua Umum antara lain:

1. Danial Thaib

2. Rizagana

3. Irawan Santika

4. Tjekwani Saleh


2. Maksud dan Tujuan


Maksud dan tujuan serta hakekat perkumpulan ini adalah selain untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk mengurangi beban keluarga yang terkena musibah, terutama dalam hal kematian.


Oleh karena itu, berdasarkan hasil musyawarah untuk setiap peserta perkumpulan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000 per kepala keluarga, dan iuran bulanan sebesar Rp 2.000 per kepala per bulan. Hasil penumpulan dana tersebut digunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah, dimana setiap anggota yang terkena musibah meninggal dunia, ahli warisnya akan mendapatkan santunan sebesar Rp 1.500.000.


Selanjutnya pada tanggal 7 Maret 2007, rapat kembali diadakan di kediaman ketua umum, yaitu Bapak Ruslan Saleh. Pertemuan itu membahas tentang formulir pendaftaran, kewajiban dan fungsi dari setiap peserta/anggota perkumpulan ini. Pertemuan itu dihadiri oleh para pengurus inti.


Dari pertemuan itu disepakati untuk memperluas wilayah jangkauan tidak hanya di wilayah Jadebotabek, tetapi juga Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Perkumpulan ini diberi nama “TUNAS KOMERING BETUNG” dengan moto “Jadi Sai Kita Raidai”.


Selanjutnya, untuk membahas hal lainnya, maka pertemuan kembali diadakan pada tanggal 11 Maret 2007. Pertemuan digelar di kediaman Bapak Drs Danial Thaib. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai sistem pengumpulan dana, dan donatur untuk persiapan memulai kegiatan organisasi dengan niat dan kebersamaan.


Pada tanggal 17 Maret 2007, pertemuan kembali digelar. Kali ini, pertemuan diadakan di kediaman Bpk Feriyanto. Pertemuan itu dalam rangka peluncuran formulir pendaftaran keanggotaan. Dengan ucapan Bismillahirrohmanirrahim, kegiatan Tunas Komering Betung resmi dimulai. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-NYA.




Wassalam,


Hormat Kami



ttd


Bastoni, Sekretaris
Drs H Ruslan Saleh, Ketua

3 comments:

tunaskombet said...

gimana hasil dari pertemuan kemarin???
kok belum ada kelanjutannya,,,

kombetung said...

Sebagai warga Betung kami setuju judul Tunas Kombet, yang dimaksudkankan untuk menyambung silaturahmi & tali persaudaraan di seberang, tapi kenapa program kerjanya hanya untuk menyantuni dana kematian. Program lain dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat betung di OKU Timur bagaimana ?
Tks wassalam.

aipo martadinata said...

maju terus masyarakat betung...